Berita kerja
sama ekonomi bilateral Amerika
1.
Presiden
Jokowi ke AS, Jalin Kerjasama Ekonomi Kreatif dan Digital
JAKARTA— Presiden Joko Widodo di Bandar Udara Halim Perdana
Kusuma Jakarta, Sabtu malam (24/10), menyatakan tujuan utama kunjungannya ke Amerika
Serikat adalah untuk meningkatkan kerjasama bilateral, khususnya terkait dengan
investasi dan ekonomi digital serta ekonomi kreatif. "Utamanya di bidang
investasi, di bidang perdagangan dan juga di bidang ekonomi digital dan ekonomi
kreatif. Serta pengembangan sisi demokrasi dan toleransi," ujarnya.
"(Kunjungan) di San Fransisco, Silicon Valley, tujuan
utama kita adalah ingin membangun poros teknologi dan melihat langsung sukses
Amerika Serikat dalam mengembangkan ekonomi digital dan kreatif. Dan manfaat
dari ekonomi digital dan kreatif ini nantinya dapat dirasakan oleh seluruh
rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di pedesaan."
Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Bandara Halim
Perdana Kusuma, Jakarta (24/10). (VOA/Andylala Waluyo). Presiden Joko Widodo
dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta (24/10).
(VOA/Andylala Waluyo)
Selama kunjungan di AS lima hari mendatang, Presiden Jokowi
memastikan akan tetap memantau kondisi di tanah air, termasuk mengenai bencana
asap. Ia mengatakan telah menugaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk
melakukan tugas-tugas kenegaraan khususnya menyangkut masalah kebakaran hutan
dan lahan yang menimbulkan asap.
"Saya telah meminta wakil presiden dibantu menkopolhukam
dan menteri terkait untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam
penanganan kebakaran hutan dan lahan gambut serta asap," ujarnya. Sekretaris
Kabinet Pramono Anung menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden Amerika
Serikat Barack Obama, Presiden Jokowi akan membahas soal peran strategis
Indonesia – AS dalam percaturan dunia global, dan persoalan-persoalan yang
menyangkut politik, ekonomi, kerjasama dan sebagainya.
"Kunjungan di timur, yaitu secara resmi Presiden akan
bertemu dengan Presiden Obama, juga dengan pimpinan parlemen dan juga para
menteri kelompok lobi. Semata-mata saling membahas dengan bagaimana peran
Indonesia –Amerika dalam percaturan dunia global. Dan juga penandatanganan
memorandum of understanding, kerjasama di bidang hankam, perhubungan dan
macam-macam," ujarnya. Selain bertemu dengan Obama, Presiden Jokowi juga
akan bertemu dengan beberapa pimpinan perusahaan teknologi seperti Microsoft
dan Google, menurut Pramono. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sofyan Djalil mengatakan,
beberapa orang menteri yang ikut serta dalam kunjungan kenegaraan ini
dijadwalkan melakukan pertemuan dengan menteri terkait serta para pengusaha di
Amerika Serikat. "Sebenarnya (menteri) yang relevan semuanya hadir. Kalau
Pak Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika) berangkat langsung ke
California, mau persiapan pertemuan dengan masyarakat IT. Kemudian Pak Darmin
Nasution (Menteri Koordinator bidang Perekonomian) nanti presentasi tentang
kondisi ekonomi. Menteri Keuangan gak bisa ikut karena RAPBN 2016 belum diketok
DPR," ujarnya. Selain Darmin dan Rudiantara, beberapa orang menteri yang
ikut dalam kunjungan kenegaaraaan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat adalah
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong,
dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. Presiden
Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat mulai 24 hingga 30
Oktober 2015, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan berjenis Boeing Bussines
Jet 2 (BBJ2). Pesawat ini akan transit di Abu Dhabi dan Amsterdam, baru
kemudian terbang ke Washington DC. Jika lewat jalur komersial total waktu
penerbangan Jakarta-Washington sekitar 23 jam dengan satu kali transit, maka
perjalanan Pesawat Kepresidenan lebih lama, totalnya mencapai 27 jam 30 menit
dan dua kali transit. Model perjalanan menurut Pramono Anung lebih murah
dibandingkan menyewa pesawat komersial. "Memang beliau sangat ingin
perjalanan itu ngirit. Dibandingkan dengan jalur komersial, Presiden ingin
lebih irit," ujarnya.
2.
China
Ingin Tingkatkan Hubungan Bilateral dengan AS
BEIJING- Dalam pernyataan publik pertamanya tentang hubungan
Amerika- China sejak menjabat, Duta Besar Amerika untuk China Max Baucus
mengatakan China perlu memperbaiki kondisi HAM, menghentikan pemblokiran
perusahaan-perusahaan Amerika yang ingin memasuki pasar China dan menghentikan
pencurian rahasia-rahasia perdagangan lewat dunia maya. Juru bicara Kementerian
Luar Negeri China Hua Chunying menanggapi hal itu dengan mengatakan hubungan
bilateral yang kuat antarakedua negara akan memulihkan meningkatkan perdamaian
dan stabilitas di seluruh kawasan itu.
Terkait tuduhan pencurian rahasia perdagangan lewat dunia
maya, Hua Chunying mengatakan China dan Amerika merupakan dua negara besar
dengan sistem sosial dan latar belakang yang luas, dan kuncinya adalah menjaga
dan menangani perbedaan-perbedaan ini secara tepat. Ketegangan antara Amerika
dan China tahun ini meningkat akibat sejumlah isu, termasuk keamanan dunia maya
dan sengketa wilayah di Laut China Selatan. China mengklaim hampir seluruh
wilayah perairan yang kaya sumber daya itu, sementara negara-negara tetangganya
di Asia juga mengklaim beberapa bagian laut itu. Awal tahun ini beberapa
demonstrasi disertai aksi kekerasan terjadi di Vietnam terkait penempatan
kilang minyak China di wilayah itu.
Wang Dong, pakar hubungan internasional di Universitas Peking
mengatakan, “Sengketa wilayah di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan antara
China dan beberapa sekutu Amerika, telah benar-benar meningkatkan ketegangan
dalam hubungan bilateral dan juga menambah rasa tidak percaya diantara kedua
pihak.” Dakwaan yang diajukan Amerika terhadap lima pejabat Tentara Pembebasan
Rakyat China atas tuduhan pencurian melalui dunia maya awal tahun ini juga
mengganggu hubungan antar kedua negara.
Duta Besar Amerika Untuk China Max Baucus mengatakan pencurian
rahasia-rahasia perdagangan Amerika oleh China melalui dunia maya, mengancam
keamanan nasional Amerika. Baucus menambahkan prioritasnya adalah mengupayakan
perjanjian investasi bilateral. Amerika memiliki perjanjian investasi serupa
dengan 40 negara lain. Menteri Keuangan Amerika Jack Lew dan Menteri Luar
Negeri John Kerry mungkin akan memperoleh kemajuan dalam beberapa isu tersebutpada
waktu mereka bertemu para pejabat China di Beijing bulan Juli mendatang dalam
Dialog Strategi & Ekonomi.
3.
Rusia
dan Amerika Serikat sepakat mendorong hubungan dua negara di semua bidang
(VOVworld) – Federasi
Rusia dan Amerika Serikat akan mendorong hubungan bilateral di semua bidang,
diantaranya ada bidang ekonomi. Ini merupakan isi pembicaraan per telepon yang
pertama antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan timpalannya dari Amerika
Serikat, Barack Obama setelah Barack Obama terpilih kembali menjadi presiden
untuk masa baktinya ke-2. Melalui pembicaraan per telepon tersebut, Presiden
Rusia, Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Barack Obama dan
mengundang-nya untuk melakukan kunjungan ke Rusia. Presiden Vladimir Putin
menilai tinggi prestasi-prestasi dalam hubungan Rusia-Amerika Serikat selama
beberapa tahun ini dan berharap akan terus mengadakan temu kerja dengan Barack
Obama di atas dasar semangat konstruktif untuk memecahkan masalah-masalah dalam
hubungan bilateral, regional dan internasional. Presiden Vladimir Putin juga
menilai bahwa hubungan kerjasama antara dua negara sangat penting terhadap
pengembangan dan stabilitas di seluruh dunia.
Hubungan
Rusia-Amerika Serikat sudah mengalami tidak sedikit prahara yang bersangkutan
dengan perselisihan tentang masalah Libia, Suriah, rencana penggelaran perisai
rudal Amerika Serikat di Eropa Timur...dll. Akan tetapi, baik Moskwa maupun
Washington ingin memperbaiki hubungan bilateral dan mendorong pengembangan
hubungan ini di semua bidang.
Berita kerja sama regional amerika
1)
Organisasi
Negara-Negara Amerika Depak Honduras
Liputan6.com, Washington DC: Organisasi Negara-Negara Amerika
(OAS) memutuskan mengeluarkan Honduras dari blok itu dalam sidang khusus
Majelis Umum di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (4/7) malam waktu
setempat. Dari berita yang dilansir ANTARA, keputusan itu sebagai reaksi
terhadap kudeta militer yang menggulingkan Presiden Manuel Zelaya, pekan lalu. Sebanyak
33 dari 34 anggota organisasi Amerika Raya itu bertindak berdasarkan Pasal 21
dari Piagam OAS yang memberikan hak bagi negara-negara anggota untuk
menangguhkan keanggotaan sebuah negara yang bertindak tidak konstitusional dan
"tidak demokratik". Serta apabila "usaha-usaha untuk mengatasi
situasi melalui jalur diplomatik gagal". Sementara Zelaya, yang diasingkan
oleh para pemimpin kudeta, menyatakan niatnya untuk pulang ke negaranya, Ahad
ini. Namun, para pemimpin Katolik di Honduras memperingatkan satu bentrokan
berdarah akan terjadi jika Zelaya pulang ke negaranya.
2)
WikiLeaks
Beberkan Dokumen Terbaru, Organisasi Terbesar di Dunia
REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Sebuah rincian data rahasia,
perjanjian perdagangan multi-nasional, diterbitkan kembali oleh situs WikiLeaks
yang populer dengan data-data rahasianya. Para pengamat menilai akan ada dampak
besar bagi dunia modern jika pembentukan organisasi ini disetujui. Kelompok
anti-kerahasiaan (anti-secrecy group) mempublikasikan Rabu kemarin kutipan
sepanjang 95-halaman yang diambil dari sebuah konsep terbaru dari Kemitraan
Trans-Pasifik (TPP), sebuah organisasi seperti organisasi perdagangan bebas
Amerika Utara (NAFTA). TPP ini mencakup negara-negara yang mewakili lebih dari
40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia saat nantinya disetujui
termasuk Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, Kanada, Australia, Malaysia, Chili,
Singapura, Peru, Vietnam, Selandia Baru dan Brunei. Presiden AS Barack Obama
dan mitranya dari 11 negara calon
anggota lainnya telah menyetujui kesepakatan perdagangan bebas itu dalam
pertemuan yang dinilai penuh dengan kerahasiaan, menurut Russia Today. TPP ini,
menurut Gedung Putih, akan mendorong naik dengan tajam pertumbuhan ekonomi
negara-negara yang terlibat. "TPP akan meningkatkan perekonomian kita,
menurunkan hambatan perdagangan dan investasi, meningkatkan ekspor, dan
menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi rakyat kita, yang merupakan prioritas
nomor satu saya," kata Obama November 2011. Kesepakatan itu, katanya,
"memiliki potensi untuk menjadi model tidak hanya untuk Asia Pasifik
tetapi untuk perjanjian perdagangan masa depan" dengan mengatur pasar
(regulasi) dan menciptakan peluang untuk usaha kecil dan menengah di pasar
global yang terus meningkat. Beberapa berita mengenai TPP ini sebenarnya sudah
muncul di media, namun sistem 'regulasi' yang dipakai organisasi berlawanan
dengan prinsip 'deregulasi' yang dianut globalisasi, dan dapat mengarah pada
sistem monopoli pasar dunia.
3)
Obama
Serang Hillary di NAFTA
LORAIN, SENIN - Kandidat presiden Amerika Serikat dari partai
Demokrat Barack Obama menuduh rivalnya
Hillary Rodham Clinton mencoba melepaskan diri dari dukungan terhadap
Kesepakatan Perdagangan Bebas Amerika Utara
(NAFTA), kesepakatan perdagangan bebas yang menurut Obama mengakibatkan
50.000 penduduk kehilangan pekerjaan di Ohio. Barack Obama menekankan keinginan
untuk mencabut NAFTA kemungkinan akan mengakibatkan kehilangan lapangan
pekerjaan yang lebih besar ketimbang penciptaan lapangan kerja di AS. Sehari
setelah Hillary, lewat penyebaran surat secara massal, dengan penuh kegusaran
menuduh Obama merusak prestasinya di NAFTA, senator Illinois ini tergerak untuk
mengadakan debat jarak jauh dengan menggunakan umpan kritik dari catatan buku
Hillary dan perkataan mantan ibu negara AS itu.
"Sepuluh tahun setelah NAFTA diloloskan, Hillary
menjelaskan kesepakatan ini baik untuk AS,'' kata Obama. "Menurut saya,
kesepakatan ini tidak pernah berhasil untuk AS, bahkan tidak pernah tidak
terpikir oleh saya apabila kesepakatan tersebut akan berhasil," katanya.
"Kenyataannya adalah Hillary mencoba mengangkat hal-hal
yang positip dari NAFTA sejak berkampanye," kata Obama di hadapan sejumlah
orang hadir di sebuah pabrik di bagian barat Cleveland. Dalam kampanyenya di
Toledo, Obama mengkritik pernyataan Hillary yang mengaku bahwa suaminya mantan
presiden AS Bill Clinton hanya mewarisi NAFTA setelah memenangkan posisi
tertinggi di Gedung Putih dari mantan presiden George H.W Bush. Menurut Obama,
presiden Bill Clinton memperjuangkan NAFTA dengan mengajukannya ke Konggres
sebelum mengesahkannya sebagai
undang-undang.
Juru
bicara Hillary, Phil Singer menjelaskan mantan ibu negara AS ini telah bersikap
kritis terhadap NAFTA jauh sebelum mencalonkan diri sebagai presiden. Phil
Singer mengutip pernyataan Hillary yang disampaikan pada bulan Maret 2000,
"Apa yang terjadi pada NAFTA saya rasa adalah warisan perjanjian yang
tidak membuahkan apa-apa." Phil Singer juga menyatakan bahwa Obama pada
tahun 2004 di Illinois pernah memberikan tanggapan positip terhadap kesepakatan
dagang ini dengan menyatakan AS telah memetik banyak keuntungan dari
kesepakatan ekspor berdasarkan perjanjian NAFTA. Kesepakatan perdagangan ini telah lama
dinilai tidak populer di kawasan industri Midwest. NAFTA dituduh berada di
balik kehilangan lapangan pekerjaan dan penutupan sejumlah pabrik dimana sebagian
besar tenaga kerjanya adalah mereka yang mendukung partai Demokrat. Para
pemberi suara di Ohio dan Texas akan mengikuti pemilihan awal pekan depan yang
menjanjikan dukungan dari 334 delegasi gabungan. Mantan presiden Bill Clinton
menjelaskan istrinya kemungkinan perlu memenangkan perolehan suara di kedua
negara bagian apabila ingin meraih nominasi presiden AS dari partai Demokrat.
Vermont dan Rhode Island juga akan menggelar pemilihan awal pada 4 Maret 2008,
namun delegasi yang diperebutkan lebih sedikit ketimbang di Ohio dan Texas.
Berita Eropa
·
REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Perdana Menteri
Prancis Manuel Valls menolak gagasan sistem kuota permanen untuk menyebarkan
pengungsi di seluruh Eropa, menempatkan Paris bertentangan dengan Jerman
menjelang pertemuan puncak untuk membahas krisis migrasi di Uni Eropa. Kepada
wartawan pada konferensi keamanan di Munich, Valls mengatakan Prancis akan
tetap berpegang pada janjinya untuk mengambil 30.000 dari 160.000 pengungsi
yang negara-negara Eropa telah sepakat membagi jumlah pengungsi yang ditampung
di antara mereka sendiri, tapi tidak akan menerima jumlah tambahan."Kami
tidak akan mengambil lagi," kata Valls. Dia menyatakan kekaguman atas
kesiapan Jerman untuk mengambil lebih banyak pengungsi, tapi menambahkan:
"Prancis tidak pernah mengatakan 'datang ke Prancis'." Merkel
diperkirakan akan mendorong rekan Eropa untuk menerima yang disebut
"rombongan" pengungsi di pertemuan pada Kamis di Brussels, tak lama
sebelum para pemimpin Uni Eropa berkumpul untuk pertemuan puncak mereka. Cobbling
bersama koalisi negara-negara yang siap menerima lebih banyak pencari suaka
dari waktu ke waktu adalah sangat penting untuk upaya Merkel dalam meyakinkan
Turki untuk membendung gelombang pengungsi yang mengungsi dari negara-negara di
Timur Tengah, terutama Suriah. Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu akan
menghadiri pertemuan pra-konferensi tingkat tinggi itu. "Prancis menolak
ini," ujar Valls terkait tata cara kuota permanen. Dia mengatakan Prancis
telah menerima 80.000 aplikasi suaka tahun lalu dan berjuang dengan
radikalisasi pemuda dan pengangguran yang tinggi. Dalam tanda lain dari
perpecahan mendalam di Eropa selama masuknya pendatang dan pengungsi, Perdana
Menteri Slovakia Robert Fico mengatakan Jerman telah menentang rencana para pemimpin
Eropa Timur untuk membantu Makedonia dan Bulgaria menutup perbatasan mereka
dengan Yunani, pintu masuk ke Uni Eropa bagi banyak pendatang. Pemimpin dari
Hongaria, Polandia, Slovakia dan Republik Ceko, yang dikenal sebagai Grup
Visegrad, bertemu pada Senin di Praha dengan rekan mereka Makedonia dan
Bulgaria dan bisa menawarkan mereka tenaga kerja dan bantuan lainnya, kata
diplomat, Sabtu (13/2) dilansir Reuters. Penutupan perbatasan utara Yunani bisa
menelantarkan pendatang di Yunani, yang telah berjuang untuk melindungi
perbatasan lautnya ketika arus besar pendatang dan pengungsi tiba melalui
Turki. "Kami ingin kesepakatan antara negara-negara Empat Visegrad (V4)
bahwa jika Yunani tidak berhasil, dan itu tidak berhasil, itu akan lebih masuk
akal untuk menginvestasikan uang ke dalam perlindungan perbatasan antara Yunani
dan Makedonia, Bulgaria dan negara-negara lain," kata Fico. Bagaimanapun,
Berlin telah mengatakan negara-negara itu harus mencari solusi yang berbeda. "Kami
menerima 'demarche' (mengatakan) bagaimana kita berani seperti V4, Bulgaria dan
Makedonia untuk membahas perlindungan perbatasan eksternal. Jerman telah
mengajukan kecaman kepada wakil menteri luar negeri kami karena pertemuan
puncak ini, mengatakan kita perlu mencari cara lain," katanya. Saat Uni
Eropa memberi pemberitahuan ke Athena pada Jumat bahwa kegagalannya untuk
mengendalikan ratusan ribu pengungsi mendarat melalui Turki selama tahun lalu
akan melihat suspensi jangka panjang dari beberapa perjalanan bebas paspor di
Eropa, kata pejabat Uni Eropa, dan mengatakan mereka memperkirakan perbatasan
lebih diperketat oleh negara-negara tetangga Balkan Yunani. Perhatian pada
"efek domino" dari penutupan perbatasan beriak bawah semenanjung
Balkan ke Yunani dan meninggalkan sejumlah besar warga Suriah, Irak dan lain
terdampar di beberapa negara termiskin di Eropa, telah mendorong Uni Eropa
untuk menawarkan bantuan dan kerja sama untuk negara-negara itu.
·
Ketua bidang kebijakan luar negeri Uni Eropa,
Federica Mogherini, mengatakan komunitas internasional menghadapi apa yang
disebutnya sebagai 'saat-saat ketika kebenaran terungkap' (moment of truth)
sehubungan dengan Suriah. Pada saat para pemimpin dunia bertemu di hari
terakhir konferensi keamanan di Muenchen, Jerman, Mogherini mengatakan kepada
BBC bahwa mereka harus membuat kesepakatan tentang penghentian permusuhan di
Suriah menjadi kenyataan dalam waktu satu minggu serta dengan segera memulai
pengiriman bantuan. Mogherini mengatakan Eropa melakukan semua upaya agar
rencana itu berhasil sehingga perundingan mengenai jalan keluar politik bagi
Suriah dapat diteruskan kembali di Jenewa. Sebelumnya negara-negara Barat
menuntut agar Rusia memikirkan kembali serangan udara yang dilakukannya
terhadap Suriah, sementara Perdana Menteri Rusia, Dmitri Medvedev, mengatakan
ketegangan antara negaranya dengan negara-negara Barat kini mendorong dunia
memasuki Perang Dingin baru.
Medvedev mengatakan pada pertemuan pemimpin dunia di Muenchen,
Jerman bahwa hampir setiap hari Rusia dituduh melancarkan ancaman baru terhadap
NATO, Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara lain. Dia mengatakan hanya kerja
sama teratur antara Rusia dan Amerika Serikat yang dapat mengembalikan keadaan
di Suriah
·
Impinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jerman Raya
dan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman bekerja sama untuk
mempromosikan demokrasi Nusantara di salah satu negara besar di Eropa itu.
"Keberadaan kami di Jerman ini harus jadi momentum untuk sama-sama
menyuarakan Islam Indonesia yaitu Islam Nusantara yang berkemajuan di kancah
dunia," kata Ketua PCIM Ridho Al Hamdi lewat keterangan persnya yang
diterima di Jakarta, Selasa. Ridho mengatakan Muhammadiyah dan NU di masa kini
sudah bukan saatnya untuk mempersoalkan pertentangan internal karena tantangan
eksternal semakin kompleks. "Kita lelah kalau ribut intern yang tidak ada
ujung pangkalnya," kata kandidat doktor ilmu politik di TU Dortmund
University ini.
Ridho mengatakan saat ini adalah momentum yang baik bagi
Muhammadiyah dan NU untuk sama-sama bermain cantik di kancah internasional
melalui Jerman di saat Timur Tengah terkena badai konflik dan politik yang
tidak stabil.
"Siapa yang tidak tahu Jerman, negara yang kuat dan mapan
secara politik, ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya. Di sini pula ada sumber
teknologi, sains, kedokteran, kesehatan bahkan filsafat dan seni juga kuat.
Jadi, tentu PCIM dan PCINU di Jerman punya nilai lebih dan nilai stategis di
tingkat dunia," kata dia.
Senada, Ketua PCINU Jerman Zacky Khairul Umam mengatakan
Muhammadiyah dan NU harus mengambil momentum strategis bahwa Islam dan
demokrasi dapat bersatu di tengah situasi politik di kawasan Timur Tengah
sedang kacau balau. Hal ini dibuktikan dari posisi Indonesia yang dapat
menyelaraskan Islam dengan demokrasi.
PCIM Jerman Raya dan PCINU Jerman ke depannya akan memperkuat
kerja sama dua organisasi Islam terbesar Indonesia tersebut, dengan fokus merespon
isu Islamophobia di Eropa. Beberapa hal bisa dilakukan dengan seminar,
konferensi pers ke media Jerman dan atau pelatihan.
Berita
Amerika
o Rezim
Kim Jong-un kembali membelalakkan mata banyak negara di dunia, Minggu 7
Februari 2016. Negara komunis yang tercatat masih kena sanksi PBB menyusul uji
coba bom nuklir beberapa waktu lalu itu, kembali meluncurkan roket diduga
banyak pihak pengembangan senjata balistik antar-benua.
Peluncuran roket bernama
Kwangmyongsong-4 itu dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Korea Utara,
Tongchang, yang berbatasan dengan China. Juru Bicara Kementerian Pertahanan
Korea Selatan, Moon Sang-gyun, mengatakan, roket itu diluncurkan sekira pukul
09.30 waktu setempat dan diperkirakan melintasi Laut Kuning hingga selatan di
Laut Filipina. "Roket resmi diluncurkan. Saat meluncur sempat menghilang
dari pantauan radar. Dan ketika terdeteksi kembali, ternyata roket itu berada
240 mil di atas perairan barat daya Korea Selatan serta 490 mil dari lokasi
peluncuran," kata Sang-gyun seperti dilansir aljazeera.
Meski ditentang banyak
pihak, Korea Utara seakan cuek, dan tetap menjalankan proyek yang sudah
direncanakan sejak lama itu. Korut hanya mengatakan, roket yang ditembakkannya
ke orbit bumi tak berbahaya, karena membawa satelit untuk keperluan observasi.
Satelit yang dibawa roket Kwangmyongsong-4 itu disebutkan akan berputar
mengelilingi bumi setiap 94 menit sekali.
Tindakan Korut ini tentu
saja menentang resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang Pyongyang dari
peluncuran roket yang dapat digunakan sebagai rudal balistik yang membawa hulu
ledak nuklir.
Keberhasilan peluncuran
roket itu bahkan menggema di seantero Korut. Televisi setempat bahkan menyebut,
Pyongyang telah berhasil dengan rencananya. Peluncuran roket ini diketahui
lebih cepat satu hari, setelah sebelumnya sempat dikabarkan akan dilakukan pada
8 Februari 2016. "Peluncuran roket jarak jauh, yang diperintahkan oleh
pemimpin Kim Jong Un untuk menempatkan satelit ke ruang angkasa, telah
sukses," bunyi laporan televisi Korut.
Meski menuai kecaman atas
kebijakannya meluncurkan rudal jarak jauh yang membawa satelit. Alih-alih
menghentikan aktivitas yang menuai kontroversi, Pyongyang malah menyatakan akan
tetap melanjutkan proyek peluncuran satelitnya.
Hal tersebut tertuang
dalam pernyataan Kedutaan Korut di Moskow. Dalam pernyataannya, Kedubes Korut
menyatakan bahwa Pyongyang akan terus meluncurkan roket yang membawa satelit ke
luar angkasa. Sesaat Korut menembakkan roket jarak jauhnya, tiga negara yang
pertama merasa panik adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan.
Ketiganya menyatakan mengutuk keras apa yang telah dilakukan Korut.
Akibat peluncuran roket
ini, bahkan maskapai penerbangan Jepang dan Korea Selatan sampai harus mengubah
jalur penerbangan untuk menghindari tabrakan diudara. AS, Jepang dan Korea
Selatan kemudian langsung meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk melakukan
pertemuan darurat. Diberitakan BBC, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe,
mengatakan, peluncuran tersebut sama sekali tidak bisa diterima. Ia juga
menegaskan, jika aksi tersebut jelas sebuah pelanggaran atas resolusi dewan
keamanan PBB. "Jepang bekerjasama dengan masyarakat internasional dan
tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap Korut. Tokyo juga telah
mengirimkan protes keras ke Pyongyang," kata Abe. Disebutkan, Pemerintah
Jepang bakal lebih memperkuat kerja sama dengan masyarakat internasional dan
semua negara, khususnya Amerika Serikat, Korea Selatan, China dan Rusia di DK
PBB untuk menanggapi peluncuran roket tersebut. "Ini jelas-jelas melanggar
resolusi DK PBB dan kerusakan perdamaian dan keamanan di kawasan, termasuk
negara kita," sebut pernyataan Kabinet Jepang. Sementara Menteri Luar
Negeri AS, John Kerry mengungkapkan, bahwa peluncuran roket ini adalah tindakan
provokasi yang tidak dapat diterima. Kata dia, sangat nyata jika aksi Korut
mengancam stablilitas di Semenanjung Korea. "Kami tegaskan bahwa kami akan
melindungi kolega kami, Jepang dan Korea Selatan, sebagai komitmen perdamaian
dan stabilitas kawasan," tutur Kerry. Tak cuma sekadar mendesak pertemuan
darurat DK PBB, AS bahkan segera melacak rudal sesaat dilesatkan Korut ke orbit
bumi. Komando strategis AS menyatakan, rudal milik Korut terdekteksi pada 06:29
CST (01:29 GMT). Hasil pelacakkan menunjukkan peluncuran rudal tersebut
dilakukan di sebelah selatan Laut Kuning. "NORAD (Pusat Komando Pertahanan
Amerika Utara) bertekad untuk memastikan tidak ada rudal yang mengancam Amerika
Utara," bunyi pernyataan NORAD seperti dikutip dari Reuters. Kebencian
juga disampaikan Presiden Korsel Park Geun-hye yang mengatakan peluncuran roket
jarak jauh Korut sebagai bentuk tindakan provokasi yang tidak bisa dimaafkan.
o SINGAPURA
– Dukungan terhadap Christine Lagarde sebagai pimpinan Dana Moneter
Internasional (IMF) terus mengalir dari sejumlah negara di dunia meskipun
mantan menteri keuangan Prancis tersebut tengah tersandung kasus di dalam
negeri.
Otoritas Moneter
Singapura (MAS), Minggu (24/1), menyatakan dukungannya terhadap pencalonan
kembali Lagarde sebagai Direktur Pelaksana IMF untuk periode kedua. MAS
meyakini Lagarde mampu melanjutkan kepemimpinannya di lembaga kreditur
multilateral.
“Singapura mendukung
sepenuhnya Lagarde sebagai kepala IMF untuk kali kedua. Saya optimistis dia
(Lagarde) akan melanjutkan kepemimpinannya di IMF,” ungkap Tharman
Shanmugaratnam, kepala MAS di Singapura. Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika
Serikat (AS), Jack Lew menyambut gembira pencalonan Lagarde sebagai petinggi
IMF. Lew optimistis Lagarde akan memimpin kembali lembaga keuangan
internasional yang bermarkas di Washington tersebut. “Saya dan Christine
Lagarde mempunyai kerja sama erat,” ungkap Lew. “Saya sangat menghargai dia.
Sya kira dia telah mampu melakukan pekerjaannya selama ini dengan sangat baik.
Ke depan, kami berhadap dapat melanjutkan kerja sama,” imbuhnya.
Seperti diketahui,
Lagarde, pekan lalu, menyatakan akan mencalonkan diri sebagai direktur
pelaksana IMF untuk masa jabatan kedua. Pernyataan tersebut disampaikan setelah
memperoleh dukungan kuat dari seluruh Eropa. Syarat dukungan dari Eropa dinilai
penting. Menurut kesepakatan tak tertulis antara AS dan Uni Eropa (UE) pada
1944, Washington akan menduduki jabatan tertinggi di Bank Dunia, sedangkan
Benua Biru akan mengendalikan IMF. “Ya, saya akan mencalonkan diri untuk masa
jabatan kedua,” ungkap Lagarde dalam wawancara dengan televisi France 2. Rencananya,
IMF membuka pendaftaran calon direktur pelaksana hingga 10 Februari.Proses
pemilihan diharapkan selesai pada 3 Maret sehingga dapat bekerja pasca masa
tugas Lagarde selesai pada Juli. Sayangnya, Lagarde kini tengah menghadapi
kasus hukum terkait skandal perbankan di Prancis. Pada Desember lalu, hakim
yang melakukan investigasi menempatkan Lagarde di bawah penyelidikan formal
dalam perkara Bernard Tapie yang telah berjalan lama. Dalam kasus ini, Lagarde
dituding menerima pembayaran substansial untuk sengketanya dengan bank milik
negara sewaktu dia menjabat sebagai menteri keuangan.
o Digertak
Iran, AS Tangguhkan Sanksi Baru
Iran murka menyusul
langkah AS yang mempertimbangkan sanksi baru terkait program rudal balistik
miliknya. Sebagai reaksi Presiden Hassan Rouhani malah memerintahkan
pembangunan lebih banyak rudal. Dalam suratnya kepada menteri pertahanan di
Teheran, presiden Hassan Rouhani mengecam rencana AS menjatuhkan sanksi
terhadap individu dan perusahaan yang membantu program rudal balistik Iran
sebagai "intervensi ilegal dan mengancam." Karena itu presiden Iran
ini menuntut reaksi yang sepadan dari pihaknya. Rouhani mendesak menteri
pertahanan, Brigadir Jendral Hossein Dehghan, agar "melanjutkan rencana
memproduksi berbagai jenis peluru kendali dengan cepat dan keseriusan yang
tinggi," karena dibutuhkan oleh militer.
Sikap Rouhani itu justru
terbukti ampuh menggertak Amerika Serikat. Laporan terakhir menyebutkan
Washington menangguhkan sanksi untuk waktu yang tidak terbatas.
Iran Raketen Bunker
Raketenwerfer Revolutionsgarden
Salah satu ujicoba peluru
kendali balistik oleh Iran yang disiarkan di televisi nasional. Terlihat dalam
gambar adalah bunker rahasia tempat Iran mengembangkan peluru kendalinya. AS
mempertimbangkan sanksi tersebut menyusul laporan dua ujicoba peluru kendali
antar benua yang digelar Iran dalam lima bulan setelah penandatanganan
perjanjian nuklir di Wina, Austria. Ujicoba tersebut dinilai melanggar resolusi
PBB. Eskalasi hubungan diplomatik kedua negara menyusutkan harapan perbaikan
situasi di kawasan setelah perjanjian nuklir disepakati Oktober silam. Baru
pekan lalu militer AS menuding Garda Revolusi Iran melakukan ujicoba roket yang
salah satunya meledak di dekat Kapal Induk USS Harry Truman di Selat Hormuz.
Manuver tersebut dikecam "tidak profesional," karena membahayakan
kapal dagang yang berlayar di wilayah perairan tersebut. Beragam sanksi yang
dijatuhkan terhadap Iran. Beberapa di antaranya akan dicabut mulai tahun 2016.
Namun Garda Revolusi menepis tudingan AS itu. Jurubicara Pasdaran, Jendral
Ramezah Sharif mengklaim pihaknya "tidak merencanakan manuver latihan
apapun di wilayah tersebut. " Ia sebaliknya menuduh AS sedang melakukan
"perang psikologis" terhadap Iran. Iran juga jengkel terhadap
kebijakan anti teror baru yang disahkan Presiden Barack Obama pertengahan
Desember silam. Undang-undang baru itu membatasi perjalanan masuk buat individu
yang pernah berpergian ke Iran, Irak, Suriah atau Sudan dalam lima tahun
terakhir. Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif yang merupakan salah
satu tokoh utama di balik kesepakatan nuklir, menyindir AS dalam pesan pergantian
tahunnya. "Banyak yang telah dicapai di tahun 2015 lewat diplomasi. Mari
belajar dari sejarah dan mengulangi keberhasilan, bukan kesalahan masa
lalu," tulisnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar