Kamis, 20 Juni 2019

Berita kerja sama internasional (Tugas ekonomi)



Berita kerja sama ekonomi bilateral Amerika
1.       Presiden Jokowi ke AS, Jalin Kerjasama Ekonomi Kreatif dan Digital
JAKARTA— Presiden Joko Widodo di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma Jakarta, Sabtu malam (24/10), menyatakan tujuan utama kunjungannya ke Amerika Serikat adalah untuk meningkatkan kerjasama bilateral, khususnya terkait dengan investasi dan ekonomi digital serta ekonomi kreatif. "Utamanya di bidang investasi, di bidang perdagangan dan juga di bidang ekonomi digital dan ekonomi kreatif. Serta pengembangan sisi demokrasi dan toleransi," ujarnya.
"(Kunjungan) di San Fransisco, Silicon Valley, tujuan utama kita adalah ingin membangun poros teknologi dan melihat langsung sukses Amerika Serikat dalam mengembangkan ekonomi digital dan kreatif. Dan manfaat dari ekonomi digital dan kreatif ini nantinya dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di pedesaan."
Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta (24/10). (VOA/Andylala Waluyo). Presiden Joko Widodo dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta (24/10). (VOA/Andylala Waluyo)
Selama kunjungan di AS lima hari mendatang, Presiden Jokowi memastikan akan tetap memantau kondisi di tanah air, termasuk mengenai bencana asap. ​Ia mengatakan telah menugaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk melakukan tugas-tugas kenegaraan khususnya menyangkut masalah kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan asap.
"Saya telah meminta wakil presiden dibantu menkopolhukam dan menteri terkait untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan gambut serta asap," ujarnya. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menjelaskan, dalam pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Presiden Jokowi akan membahas soal peran strategis Indonesia – AS dalam percaturan dunia global, dan persoalan-persoalan yang menyangkut politik, ekonomi, kerjasama dan sebagainya.
"Kunjungan di timur, yaitu secara resmi Presiden akan bertemu dengan Presiden Obama, juga dengan pimpinan parlemen dan juga para menteri kelompok lobi. Semata-mata saling membahas dengan bagaimana peran Indonesia –Amerika dalam percaturan dunia global. Dan juga penandatanganan memorandum of understanding, kerjasama di bidang hankam, perhubungan dan macam-macam," ujarnya. Selain bertemu dengan Obama, Presiden Jokowi juga akan bertemu dengan beberapa pimpinan perusahaan teknologi seperti Microsoft dan Google, menurut Pramono. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sofyan Djalil mengatakan, beberapa orang menteri yang ikut serta dalam kunjungan kenegaraan ini dijadwalkan melakukan pertemuan dengan menteri terkait serta para pengusaha di Amerika Serikat. "Sebenarnya (menteri) yang relevan semuanya hadir. Kalau Pak Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika) berangkat langsung ke California, mau persiapan pertemuan dengan masyarakat IT. Kemudian Pak Darmin Nasution (Menteri Koordinator bidang Perekonomian) nanti presentasi tentang kondisi ekonomi. Menteri Keuangan gak bisa ikut karena RAPBN 2016 belum diketok DPR," ujarnya. Selain Darmin dan Rudiantara, beberapa orang menteri yang ikut dalam kunjungan kenegaaraaan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar. Presiden Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat mulai 24 hingga 30 Oktober 2015, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan berjenis Boeing Bussines Jet 2 (BBJ2). Pesawat ini akan transit di Abu Dhabi dan Amsterdam, baru kemudian terbang ke Washington DC. Jika lewat jalur komersial total waktu penerbangan Jakarta-Washington sekitar 23 jam dengan satu kali transit, maka perjalanan Pesawat Kepresidenan lebih lama, totalnya mencapai 27 jam 30 menit dan dua kali transit. Model perjalanan menurut Pramono Anung lebih murah dibandingkan menyewa pesawat komersial. "Memang beliau sangat ingin perjalanan itu ngirit. Dibandingkan dengan jalur komersial, Presiden ingin lebih irit," ujarnya.

2.       China Ingin Tingkatkan Hubungan Bilateral dengan AS
BEIJING- Dalam pernyataan publik pertamanya tentang hubungan Amerika- China sejak menjabat, Duta Besar Amerika untuk China Max Baucus mengatakan China perlu memperbaiki kondisi HAM, menghentikan pemblokiran perusahaan-perusahaan Amerika yang ingin memasuki pasar China dan menghentikan pencurian rahasia-rahasia perdagangan lewat dunia maya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying menanggapi hal itu dengan mengatakan hubungan bilateral yang kuat antarakedua negara akan memulihkan meningkatkan perdamaian dan stabilitas di seluruh kawasan itu.
Terkait tuduhan pencurian rahasia perdagangan lewat dunia maya, Hua Chunying mengatakan China dan Amerika merupakan dua negara besar dengan sistem sosial dan latar belakang yang luas, dan kuncinya adalah menjaga dan menangani perbedaan-perbedaan ini secara tepat. Ketegangan antara Amerika dan China tahun ini meningkat akibat sejumlah isu, termasuk keamanan dunia maya dan sengketa wilayah di Laut China Selatan. China mengklaim hampir seluruh wilayah perairan yang kaya sumber daya itu, sementara negara-negara tetangganya di Asia juga mengklaim beberapa bagian laut itu. Awal tahun ini beberapa demonstrasi disertai aksi kekerasan terjadi di Vietnam terkait penempatan kilang minyak China di wilayah itu.
Wang Dong, pakar hubungan internasional di Universitas Peking mengatakan, “Sengketa wilayah di Laut Cina Timur dan Laut Cina Selatan antara China dan beberapa sekutu Amerika, telah benar-benar meningkatkan ketegangan dalam hubungan bilateral dan juga menambah rasa tidak percaya diantara kedua pihak.” Dakwaan yang diajukan Amerika terhadap lima pejabat Tentara Pembebasan Rakyat China atas tuduhan pencurian melalui dunia maya awal tahun ini juga mengganggu hubungan antar kedua negara.  Duta Besar Amerika Untuk China Max Baucus mengatakan pencurian rahasia-rahasia perdagangan Amerika oleh China melalui dunia maya, mengancam keamanan nasional Amerika. Baucus menambahkan prioritasnya adalah mengupayakan perjanjian investasi bilateral. Amerika memiliki perjanjian investasi serupa dengan 40 negara lain. Menteri Keuangan Amerika Jack Lew dan Menteri Luar Negeri John Kerry mungkin akan memperoleh kemajuan dalam beberapa isu tersebutpada waktu mereka bertemu para pejabat China di Beijing bulan Juli mendatang dalam Dialog Strategi & Ekonomi.

3.       Rusia dan Amerika Serikat sepakat mendorong hubungan dua negara di semua bidang
 (VOVworld) – Federasi Rusia dan Amerika Serikat akan mendorong hubungan bilateral di semua bidang, diantaranya ada bidang ekonomi. Ini merupakan isi pembicaraan per telepon yang pertama antara Presiden Rusia, Vladimir Putin dan timpalannya dari Amerika Serikat, Barack Obama setelah Barack Obama terpilih kembali menjadi presiden untuk masa baktinya ke-2. Melalui pembicaraan per telepon tersebut, Presiden Rusia, Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat kepada Barack Obama dan mengundang-nya untuk melakukan kunjungan ke Rusia. Presiden Vladimir Putin menilai tinggi prestasi-prestasi dalam hubungan Rusia-Amerika Serikat selama beberapa tahun ini dan berharap akan terus mengadakan temu kerja dengan Barack Obama di atas dasar semangat konstruktif untuk memecahkan masalah-masalah dalam hubungan bilateral, regional dan internasional. Presiden Vladimir Putin juga menilai bahwa hubungan kerjasama antara dua negara sangat penting terhadap pengembangan dan stabilitas di seluruh dunia.
Hubungan Rusia-Amerika Serikat sudah mengalami tidak sedikit prahara yang bersangkutan dengan perselisihan tentang masalah Libia, Suriah, rencana penggelaran perisai rudal Amerika Serikat di Eropa Timur...dll. Akan tetapi, baik Moskwa maupun Washington ingin memperbaiki hubungan bilateral dan mendorong pengembangan hubungan ini di semua bidang.
Berita kerja sama regional amerika
1)      Organisasi Negara-Negara Amerika Depak Honduras
Liputan6.com, Washington DC: Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) memutuskan mengeluarkan Honduras dari blok itu dalam sidang khusus Majelis Umum di Washington DC, Amerika Serikat, Sabtu (4/7) malam waktu setempat. Dari berita yang dilansir ANTARA, keputusan itu sebagai reaksi terhadap kudeta militer yang menggulingkan Presiden Manuel Zelaya, pekan lalu. Sebanyak 33 dari 34 anggota organisasi Amerika Raya itu bertindak berdasarkan Pasal 21 dari Piagam OAS yang memberikan hak bagi negara-negara anggota untuk menangguhkan keanggotaan sebuah negara yang bertindak tidak konstitusional dan "tidak demokratik". Serta apabila "usaha-usaha untuk mengatasi situasi melalui jalur diplomatik gagal". Sementara Zelaya, yang diasingkan oleh para pemimpin kudeta, menyatakan niatnya untuk pulang ke negaranya, Ahad ini. Namun, para pemimpin Katolik di Honduras memperingatkan satu bentrokan berdarah akan terjadi jika Zelaya pulang ke negaranya.

2)      WikiLeaks Beberkan Dokumen Terbaru, Organisasi Terbesar di Dunia
REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Sebuah rincian data rahasia, perjanjian perdagangan multi-nasional, diterbitkan kembali oleh situs WikiLeaks yang populer dengan data-data rahasianya. Para pengamat menilai akan ada dampak besar bagi dunia modern jika pembentukan organisasi ini disetujui. Kelompok anti-kerahasiaan (anti-secrecy group) mempublikasikan Rabu kemarin kutipan sepanjang 95-halaman yang diambil dari sebuah konsep terbaru dari Kemitraan Trans-Pasifik (TPP), sebuah organisasi seperti organisasi perdagangan bebas Amerika Utara (NAFTA). TPP ini mencakup negara-negara yang mewakili lebih dari 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia saat nantinya disetujui termasuk Amerika Serikat, Jepang, Meksiko, Kanada, Australia, Malaysia, Chili, Singapura, Peru, Vietnam, Selandia Baru dan Brunei. Presiden AS Barack Obama dan mitranya dari 11 negara  calon anggota lainnya telah menyetujui kesepakatan perdagangan bebas itu dalam pertemuan yang dinilai penuh dengan kerahasiaan, menurut Russia Today. TPP ini, menurut Gedung Putih, akan mendorong naik dengan tajam pertumbuhan ekonomi negara-negara yang terlibat. "TPP akan meningkatkan perekonomian kita, menurunkan hambatan perdagangan dan investasi, meningkatkan ekspor, dan menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi rakyat kita, yang merupakan prioritas nomor satu saya," kata Obama November 2011. Kesepakatan itu, katanya, "memiliki potensi untuk menjadi model tidak hanya untuk Asia Pasifik tetapi untuk perjanjian perdagangan masa depan" dengan mengatur pasar (regulasi) dan menciptakan peluang untuk usaha kecil dan menengah di pasar global yang terus meningkat. Beberapa berita mengenai TPP ini sebenarnya sudah muncul di media, namun sistem 'regulasi' yang dipakai organisasi berlawanan dengan prinsip 'deregulasi' yang dianut globalisasi, dan dapat mengarah pada sistem monopoli pasar dunia.

3)      Obama Serang Hillary di NAFTA
LORAIN, SENIN - Kandidat presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat  Barack Obama menuduh rivalnya Hillary Rodham Clinton mencoba melepaskan diri dari dukungan terhadap Kesepakatan Perdagangan Bebas Amerika Utara  (NAFTA), kesepakatan perdagangan bebas yang menurut Obama mengakibatkan 50.000 penduduk kehilangan pekerjaan di Ohio. Barack Obama menekankan keinginan untuk mencabut NAFTA kemungkinan akan mengakibatkan kehilangan lapangan pekerjaan yang lebih besar ketimbang penciptaan lapangan kerja di AS. Sehari setelah Hillary, lewat penyebaran surat secara massal, dengan penuh kegusaran menuduh Obama merusak prestasinya di NAFTA, senator Illinois ini tergerak untuk mengadakan debat jarak jauh dengan menggunakan umpan kritik dari catatan buku Hillary dan perkataan mantan ibu negara AS itu.
"Sepuluh tahun setelah NAFTA diloloskan, Hillary menjelaskan kesepakatan ini baik untuk AS,'' kata Obama. "Menurut saya, kesepakatan ini tidak pernah berhasil untuk AS, bahkan tidak pernah tidak terpikir oleh saya apabila kesepakatan tersebut akan berhasil," katanya.
"Kenyataannya adalah Hillary mencoba mengangkat hal-hal yang positip dari NAFTA sejak berkampanye," kata Obama di hadapan sejumlah orang hadir di sebuah pabrik di bagian barat Cleveland. Dalam kampanyenya di Toledo, Obama mengkritik pernyataan Hillary yang mengaku bahwa suaminya mantan presiden AS Bill Clinton hanya mewarisi NAFTA setelah memenangkan posisi tertinggi di Gedung Putih dari mantan presiden George H.W Bush. Menurut Obama, presiden Bill Clinton memperjuangkan NAFTA dengan mengajukannya ke Konggres sebelum  mengesahkannya sebagai undang-undang.
Juru bicara Hillary, Phil Singer menjelaskan mantan ibu negara AS ini telah bersikap kritis terhadap NAFTA jauh sebelum mencalonkan diri sebagai presiden. Phil Singer mengutip pernyataan Hillary yang disampaikan pada bulan Maret 2000, "Apa yang terjadi pada NAFTA saya rasa adalah warisan perjanjian yang tidak membuahkan apa-apa." Phil Singer juga menyatakan bahwa Obama pada tahun 2004 di Illinois pernah memberikan tanggapan positip terhadap kesepakatan dagang ini dengan menyatakan AS telah memetik banyak keuntungan dari kesepakatan ekspor berdasarkan perjanjian NAFTA.  Kesepakatan perdagangan ini telah lama dinilai tidak populer di kawasan industri Midwest. NAFTA dituduh berada di balik kehilangan lapangan pekerjaan dan penutupan sejumlah pabrik dimana sebagian besar tenaga kerjanya adalah mereka yang mendukung partai Demokrat. Para pemberi suara di Ohio dan Texas akan mengikuti pemilihan awal pekan depan yang menjanjikan dukungan dari 334 delegasi gabungan. Mantan presiden Bill Clinton menjelaskan istrinya kemungkinan perlu memenangkan perolehan suara di kedua negara bagian apabila ingin meraih nominasi presiden AS dari partai Demokrat. Vermont dan Rhode Island juga akan menggelar pemilihan awal pada 4 Maret 2008, namun delegasi yang diperebutkan lebih sedikit ketimbang di Ohio dan Texas.
Berita Eropa
·         REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Perdana Menteri Prancis Manuel Valls menolak gagasan sistem kuota permanen untuk menyebarkan pengungsi di seluruh Eropa, menempatkan Paris bertentangan dengan Jerman menjelang pertemuan puncak untuk membahas krisis migrasi di Uni Eropa. Kepada wartawan pada konferensi keamanan di Munich, Valls mengatakan Prancis akan tetap berpegang pada janjinya untuk mengambil 30.000 dari 160.000 pengungsi yang negara-negara Eropa telah sepakat membagi jumlah pengungsi yang ditampung di antara mereka sendiri, tapi tidak akan menerima jumlah tambahan."Kami tidak akan mengambil lagi," kata Valls. Dia menyatakan kekaguman atas kesiapan Jerman untuk mengambil lebih banyak pengungsi, tapi menambahkan: "Prancis tidak pernah mengatakan 'datang ke Prancis'." Merkel diperkirakan akan mendorong rekan Eropa untuk menerima yang disebut "rombongan" pengungsi di pertemuan pada Kamis di Brussels, tak lama sebelum para pemimpin Uni Eropa berkumpul untuk pertemuan puncak mereka. Cobbling bersama koalisi negara-negara yang siap menerima lebih banyak pencari suaka dari waktu ke waktu adalah sangat penting untuk upaya Merkel dalam meyakinkan Turki untuk membendung gelombang pengungsi yang mengungsi dari negara-negara di Timur Tengah, terutama Suriah. Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu akan menghadiri pertemuan pra-konferensi tingkat tinggi itu. "Prancis menolak ini," ujar Valls terkait tata cara kuota permanen. Dia mengatakan Prancis telah menerima 80.000 aplikasi suaka tahun lalu dan berjuang dengan radikalisasi pemuda dan pengangguran yang tinggi. Dalam tanda lain dari perpecahan mendalam di Eropa selama masuknya pendatang dan pengungsi, Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mengatakan Jerman telah menentang rencana para pemimpin Eropa Timur untuk membantu Makedonia dan Bulgaria menutup perbatasan mereka dengan Yunani, pintu masuk ke Uni Eropa bagi banyak pendatang. Pemimpin dari Hongaria, Polandia, Slovakia dan Republik Ceko, yang dikenal sebagai Grup Visegrad, bertemu pada Senin di Praha dengan rekan mereka Makedonia dan Bulgaria dan bisa menawarkan mereka tenaga kerja dan bantuan lainnya, kata diplomat, Sabtu (13/2) dilansir Reuters. Penutupan perbatasan utara Yunani bisa menelantarkan pendatang di Yunani, yang telah berjuang untuk melindungi perbatasan lautnya ketika arus besar pendatang dan pengungsi tiba melalui Turki. "Kami ingin kesepakatan antara negara-negara Empat Visegrad (V4) bahwa jika Yunani tidak berhasil, dan itu tidak berhasil, itu akan lebih masuk akal untuk menginvestasikan uang ke dalam perlindungan perbatasan antara Yunani dan Makedonia, Bulgaria dan negara-negara lain," kata Fico. Bagaimanapun, Berlin telah mengatakan negara-negara itu harus mencari solusi yang berbeda. "Kami menerima 'demarche' (mengatakan) bagaimana kita berani seperti V4, Bulgaria dan Makedonia untuk membahas perlindungan perbatasan eksternal. Jerman telah mengajukan kecaman kepada wakil menteri luar negeri kami karena pertemuan puncak ini, mengatakan kita perlu mencari cara lain," katanya. Saat Uni Eropa memberi pemberitahuan ke Athena pada Jumat bahwa kegagalannya untuk mengendalikan ratusan ribu pengungsi mendarat melalui Turki selama tahun lalu akan melihat suspensi jangka panjang dari beberapa perjalanan bebas paspor di Eropa, kata pejabat Uni Eropa, dan mengatakan mereka memperkirakan perbatasan lebih diperketat oleh negara-negara tetangga Balkan Yunani. Perhatian pada "efek domino" dari penutupan perbatasan beriak bawah semenanjung Balkan ke Yunani dan meninggalkan sejumlah besar warga Suriah, Irak dan lain terdampar di beberapa negara termiskin di Eropa, telah mendorong Uni Eropa untuk menawarkan bantuan dan kerja sama untuk negara-negara itu.

·         Ketua bidang kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mengatakan komunitas internasional menghadapi apa yang disebutnya sebagai 'saat-saat ketika kebenaran terungkap' (moment of truth) sehubungan dengan Suriah. Pada saat para pemimpin dunia bertemu di hari terakhir konferensi keamanan di Muenchen, Jerman, Mogherini mengatakan kepada BBC bahwa mereka harus membuat kesepakatan tentang penghentian permusuhan di Suriah menjadi kenyataan dalam waktu satu minggu serta dengan segera memulai pengiriman bantuan. Mogherini mengatakan Eropa melakukan semua upaya agar rencana itu berhasil sehingga perundingan mengenai jalan keluar politik bagi Suriah dapat diteruskan kembali di Jenewa. Sebelumnya negara-negara Barat menuntut agar Rusia memikirkan kembali serangan udara yang dilakukannya terhadap Suriah, sementara Perdana Menteri Rusia, Dmitri Medvedev, mengatakan ketegangan antara negaranya dengan negara-negara Barat kini mendorong dunia memasuki Perang Dingin baru.
Medvedev mengatakan pada pertemuan pemimpin dunia di Muenchen, Jerman bahwa hampir setiap hari Rusia dituduh melancarkan ancaman baru terhadap NATO, Eropa, Amerika Serikat dan negara-negara lain. Dia mengatakan hanya kerja sama teratur antara Rusia dan Amerika Serikat yang dapat mengembalikan keadaan di Suriah

·         Impinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Jerman Raya dan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman bekerja sama untuk mempromosikan demokrasi Nusantara di salah satu negara besar di Eropa itu. "Keberadaan kami di Jerman ini harus jadi momentum untuk sama-sama menyuarakan Islam Indonesia yaitu Islam Nusantara yang berkemajuan di kancah dunia," kata Ketua PCIM Ridho Al Hamdi lewat keterangan persnya yang diterima di Jakarta, Selasa. Ridho mengatakan Muhammadiyah dan NU di masa kini sudah bukan saatnya untuk mempersoalkan pertentangan internal karena tantangan eksternal semakin kompleks. "Kita lelah kalau ribut intern yang tidak ada ujung pangkalnya," kata kandidat doktor ilmu politik di TU Dortmund University ini.
Ridho mengatakan saat ini adalah momentum yang baik bagi Muhammadiyah dan NU untuk sama-sama bermain cantik di kancah internasional melalui Jerman di saat Timur Tengah terkena badai konflik dan politik yang tidak stabil.
"Siapa yang tidak tahu Jerman, negara yang kuat dan mapan secara politik, ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya. Di sini pula ada sumber teknologi, sains, kedokteran, kesehatan bahkan filsafat dan seni juga kuat. Jadi, tentu PCIM dan PCINU di Jerman punya nilai lebih dan nilai stategis di tingkat dunia," kata dia.
Senada, Ketua PCINU Jerman Zacky Khairul Umam mengatakan Muhammadiyah dan NU harus mengambil momentum strategis bahwa Islam dan demokrasi dapat bersatu di tengah situasi politik di kawasan Timur Tengah sedang kacau balau. Hal ini dibuktikan dari posisi Indonesia yang dapat menyelaraskan Islam dengan demokrasi.
PCIM Jerman Raya dan PCINU Jerman ke depannya akan memperkuat kerja sama dua organisasi Islam terbesar Indonesia tersebut, dengan fokus merespon isu Islamophobia di Eropa. Beberapa hal bisa dilakukan dengan seminar, konferensi pers ke media Jerman dan atau pelatihan.

Berita Amerika
o  Rezim Kim Jong-un kembali membelalakkan mata banyak negara di dunia, Minggu 7 Februari 2016. Negara komunis yang tercatat masih kena sanksi PBB menyusul uji coba bom nuklir beberapa waktu lalu itu, kembali meluncurkan roket diduga banyak pihak pengembangan senjata balistik antar-benua.
Peluncuran roket bernama Kwangmyongsong-4 itu dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Korea Utara, Tongchang, yang berbatasan dengan China. Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan, Moon Sang-gyun, mengatakan, roket itu diluncurkan sekira pukul 09.30 waktu setempat dan diperkirakan melintasi Laut Kuning hingga selatan di Laut Filipina. "Roket resmi diluncurkan. Saat meluncur sempat menghilang dari pantauan radar. Dan ketika terdeteksi kembali, ternyata roket itu berada 240 mil di atas perairan barat daya Korea Selatan serta 490 mil dari lokasi peluncuran," kata Sang-gyun seperti dilansir aljazeera.

Meski ditentang banyak pihak, Korea Utara seakan cuek, dan tetap menjalankan proyek yang sudah direncanakan sejak lama itu. Korut hanya mengatakan, roket yang ditembakkannya ke orbit bumi tak berbahaya, karena membawa satelit untuk keperluan observasi. Satelit yang dibawa roket Kwangmyongsong-4 itu disebutkan akan berputar mengelilingi bumi setiap 94 menit sekali.
Tindakan Korut ini tentu saja menentang resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang Pyongyang dari peluncuran roket yang dapat digunakan sebagai rudal balistik yang membawa hulu ledak nuklir.
Keberhasilan peluncuran roket itu bahkan menggema di seantero Korut. Televisi setempat bahkan menyebut, Pyongyang telah berhasil dengan rencananya. Peluncuran roket ini diketahui lebih cepat satu hari, setelah sebelumnya sempat dikabarkan akan dilakukan pada 8 Februari 2016. "Peluncuran roket jarak jauh, yang diperintahkan oleh pemimpin Kim Jong Un untuk menempatkan satelit ke ruang angkasa, telah sukses," bunyi laporan televisi Korut.
Meski menuai kecaman atas kebijakannya meluncurkan rudal jarak jauh yang membawa satelit. Alih-alih menghentikan aktivitas yang menuai kontroversi, Pyongyang malah menyatakan akan tetap melanjutkan proyek peluncuran satelitnya.
Hal tersebut tertuang dalam pernyataan Kedutaan Korut di Moskow. Dalam pernyataannya, Kedubes Korut menyatakan bahwa Pyongyang akan terus meluncurkan roket yang membawa satelit ke luar angkasa. Sesaat Korut menembakkan roket jarak jauhnya, tiga negara yang pertama merasa panik adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan. Ketiganya menyatakan mengutuk keras apa yang telah dilakukan Korut.
Akibat peluncuran roket ini, bahkan maskapai penerbangan Jepang dan Korea Selatan sampai harus mengubah jalur penerbangan untuk menghindari tabrakan diudara. AS, Jepang dan Korea Selatan kemudian langsung meminta kepada Dewan Keamanan PBB untuk melakukan pertemuan darurat. Diberitakan BBC, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan, peluncuran tersebut sama sekali tidak bisa diterima. Ia juga menegaskan, jika aksi tersebut jelas sebuah pelanggaran atas resolusi dewan keamanan PBB. "Jepang bekerjasama dengan masyarakat internasional dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap Korut. Tokyo juga telah mengirimkan protes keras ke Pyongyang," kata Abe. Disebutkan, Pemerintah Jepang bakal lebih memperkuat kerja sama dengan masyarakat internasional dan semua negara, khususnya Amerika Serikat, Korea Selatan, China dan Rusia di DK PBB untuk menanggapi peluncuran roket tersebut. "Ini jelas-jelas melanggar resolusi DK PBB dan kerusakan perdamaian dan keamanan di kawasan, termasuk negara kita," sebut pernyataan Kabinet Jepang. Sementara Menteri Luar Negeri AS, John Kerry mengungkapkan, bahwa peluncuran roket ini adalah tindakan provokasi yang tidak dapat diterima. Kata dia, sangat nyata jika aksi Korut mengancam stablilitas di Semenanjung Korea. "Kami tegaskan bahwa kami akan melindungi kolega kami, Jepang dan Korea Selatan, sebagai komitmen perdamaian dan stabilitas kawasan," tutur Kerry. Tak cuma sekadar mendesak pertemuan darurat DK PBB, AS bahkan segera melacak rudal sesaat dilesatkan Korut ke orbit bumi. Komando strategis AS menyatakan, rudal milik Korut terdekteksi pada 06:29 CST (01:29 GMT). Hasil pelacakkan menunjukkan peluncuran rudal tersebut dilakukan di sebelah selatan Laut Kuning. "NORAD (Pusat Komando Pertahanan Amerika Utara) bertekad untuk memastikan tidak ada rudal yang mengancam Amerika Utara," bunyi pernyataan NORAD seperti dikutip dari Reuters. Kebencian juga disampaikan Presiden Korsel Park Geun-hye yang mengatakan peluncuran roket jarak jauh Korut sebagai bentuk tindakan provokasi yang tidak bisa dimaafkan.

o  SINGAPURA – Dukungan terhadap Christine Lagarde sebagai pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF) terus mengalir dari sejumlah negara di dunia meskipun mantan menteri keuangan Prancis tersebut tengah tersandung kasus di dalam negeri.
Otoritas Moneter Singapura (MAS), Minggu (24/1), menyatakan dukungannya terhadap pencalonan kembali Lagarde sebagai Direktur Pelaksana IMF untuk periode kedua. MAS meyakini Lagarde mampu melanjutkan kepemimpinannya di lembaga kreditur multilateral.
“Singapura mendukung sepenuhnya Lagarde sebagai kepala IMF untuk kali kedua. Saya optimistis dia (Lagarde) akan melanjutkan kepemimpinannya di IMF,” ungkap Tharman Shanmugaratnam, kepala MAS di Singapura. Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Jack Lew menyambut gembira pencalonan Lagarde sebagai petinggi IMF. Lew optimistis Lagarde akan memimpin kembali lembaga keuangan internasional yang bermarkas di Washington tersebut. “Saya dan Christine Lagarde mempunyai kerja sama erat,” ungkap Lew. “Saya sangat menghargai dia. Sya kira dia telah mampu melakukan pekerjaannya selama ini dengan sangat baik. Ke depan, kami berhadap dapat melanjutkan kerja sama,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Lagarde, pekan lalu, menyatakan akan mencalonkan diri sebagai direktur pelaksana IMF untuk masa jabatan kedua. Pernyataan tersebut disampaikan setelah memperoleh dukungan kuat dari seluruh Eropa. Syarat dukungan dari Eropa dinilai penting. Menurut kesepakatan tak tertulis antara AS dan Uni Eropa (UE) pada 1944, Washington akan menduduki jabatan tertinggi di Bank Dunia, sedangkan Benua Biru akan mengendalikan IMF. “Ya, saya akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua,” ungkap Lagarde dalam wawancara dengan televisi France 2. Rencananya, IMF membuka pendaftaran calon direktur pelaksana hingga 10 Februari.Proses pemilihan diharapkan selesai pada 3 Maret sehingga dapat bekerja pasca masa tugas Lagarde selesai pada Juli. Sayangnya, Lagarde kini tengah menghadapi kasus hukum terkait skandal perbankan di Prancis. Pada Desember lalu, hakim yang melakukan investigasi menempatkan Lagarde di bawah penyelidikan formal dalam perkara Bernard Tapie yang telah berjalan lama. Dalam kasus ini, Lagarde dituding menerima pembayaran substansial untuk sengketanya dengan bank milik negara sewaktu dia menjabat sebagai menteri keuangan.

o  Digertak Iran, AS Tangguhkan Sanksi Baru
Iran murka menyusul langkah AS yang mempertimbangkan sanksi baru terkait program rudal balistik miliknya. Sebagai reaksi Presiden Hassan Rouhani malah memerintahkan pembangunan lebih banyak rudal. Dalam suratnya kepada menteri pertahanan di Teheran, presiden Hassan Rouhani mengecam rencana AS menjatuhkan sanksi terhadap individu dan perusahaan yang membantu program rudal balistik Iran sebagai "intervensi ilegal dan mengancam." Karena itu presiden Iran ini menuntut reaksi yang sepadan dari pihaknya. Rouhani mendesak menteri pertahanan, Brigadir Jendral Hossein Dehghan, agar "melanjutkan rencana memproduksi berbagai jenis peluru kendali dengan cepat dan keseriusan yang tinggi," karena dibutuhkan oleh militer.
Sikap Rouhani itu justru terbukti ampuh menggertak Amerika Serikat. Laporan terakhir menyebutkan Washington menangguhkan sanksi untuk waktu yang tidak terbatas.
Iran Raketen Bunker Raketenwerfer Revolutionsgarden
Salah satu ujicoba peluru kendali balistik oleh Iran yang disiarkan di televisi nasional. Terlihat dalam gambar adalah bunker rahasia tempat Iran mengembangkan peluru kendalinya. AS mempertimbangkan sanksi tersebut menyusul laporan dua ujicoba peluru kendali antar benua yang digelar Iran dalam lima bulan setelah penandatanganan perjanjian nuklir di Wina, Austria. Ujicoba tersebut dinilai melanggar resolusi PBB. Eskalasi hubungan diplomatik kedua negara menyusutkan harapan perbaikan situasi di kawasan setelah perjanjian nuklir disepakati Oktober silam. Baru pekan lalu militer AS menuding Garda Revolusi Iran melakukan ujicoba roket yang salah satunya meledak di dekat Kapal Induk USS Harry Truman di Selat Hormuz. Manuver tersebut dikecam "tidak profesional," karena membahayakan kapal dagang yang berlayar di wilayah perairan tersebut. Beragam sanksi yang dijatuhkan terhadap Iran. Beberapa di antaranya akan dicabut mulai tahun 2016. Namun Garda Revolusi menepis tudingan AS itu. Jurubicara Pasdaran, Jendral Ramezah Sharif mengklaim pihaknya "tidak merencanakan manuver latihan apapun di wilayah tersebut. " Ia sebaliknya menuduh AS sedang melakukan "perang psikologis" terhadap Iran. Iran juga jengkel terhadap kebijakan anti teror baru yang disahkan Presiden Barack Obama pertengahan Desember silam. Undang-undang baru itu membatasi perjalanan masuk buat individu yang pernah berpergian ke Iran, Irak, Suriah atau Sudan dalam lima tahun terakhir. Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif yang merupakan salah satu tokoh utama di balik kesepakatan nuklir, menyindir AS dalam pesan pergantian tahunnya. "Banyak yang telah dicapai di tahun 2015 lewat diplomasi. Mari belajar dari sejarah dan mengulangi keberhasilan, bukan kesalahan masa lalu," tulisnya.